Arti Kata "dialektika" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "dialektika" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

dialektika

di·a·lek·ti·ka /dialéktika/ n 1 hal berbahasa dan bernalar dng dialog sbg cara untuk menyelidiki suatu masalah; 2 ajaran Hegel yg menyatakan bahwa segala sesuatu yg terdapat di alam semesta itu terjadi dr hasil pertentangan antara dua hal dan yg menimbulkan hal lain lagi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "dialektika"

📝 Contoh Penggunaan kata "dialektika" dalam Kalimat

1.Dalam proses dialog, para penulis menggunakan dialektika untuk mengembangkan ide-ide mereka.
2.dialektika merupakan prinsip dasar dalam filosofi Hegel yang menjelaskan konflik antara dua kekuatan yang saling bertentangan.
3.Dalam karya sastra, penulis sering menggunakan dialektika untuk menggambarkan konflik manusia.
4.Pembelajaran dialektika dalam filsafat dapat membantu siswa memahami konsep konflik dan perubahan.
5.Dalam masyarakat, dialektika sering digunakan sebagai alat untuk mengatasi konflik dan mencapai kesepakatan.

📚 Artikel terkait kata "dialektika"

Mengenal Kata 'dialektika' - Inspirasi dan Motivasi

Dialektika: Konsep Filosofis untuk Mengungkap Kebenaran

Dialektika adalah konsep filosofis yang telah digunakan sejak lama untuk mengungkap kebenaran dan memahami fenomena alam semesta. Dalam arti resmi, dialektika adalah cara berbahasa dan bernalar melalui dialog untuk menyelidiki suatu masalah. Konsep ini juga erat kaitannya dengan ajaran Hegel, yang menyatakan bahwa segala sesuatu yang terdapat di alam semesta itu terjadi dari hasil pertentangan antara dua hal dan menghasilkan hal lain lagi. Konsep dialektika telah digunakan dalam berbagai bidang, mulai dari filsafat, sosiologi, hingga psikologi. Dalam filsafat, dialektika digunakan untuk memahami proses sejarah dan perkembangan ide-ide. Dalam sosiologi, dialektika digunakan untuk memahami struktur masyarakat dan dinamika sosial. Dalam psikologi, dialektika digunakan untuk memahami proses pikiran dan emosi manusia. Contoh penggunaan kata dialektika dapat dilihat dalam kalimat-kalimat berikut: - "Dialektika antara kapitalisme dan komunisme telah menjadi topik perdebatan dalam filsafat selama beberapa dekade." - "Dialektika dalam psikologi dapat membantu memahami proses konflik dan integrasi dalam pikiran manusia." - "Dialektika dalam sosiologi dapat membantu memahami struktur masyarakat dan dinamika sosial." Dialektika juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam kehidupan sehari-hari, konsep dialektika dapat membantu memahami proses konflik dan integrasi dalam hubungan sosial dan emosional. Dalam budaya Indonesia modern, konsep dialektika dapat membantu memahami proses perubahan dan perkembangan dalam masyarakat. Dengan demikian, konsep dialektika tetap menjadi salah satu konsep filosofis yang paling penting dan relevan dalam memahami fenomena alam semesta dan kehidupan manusia.