Arti Kata "depopulasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "depopulasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

depopulasi

de·po·pu·la·si /dépopulasi/ n penyusutan (pengurangan) penduduk

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "depopulasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "depopulasi" dalam Kalimat

1.Pemerintah mengalami kesulitan dalam mengatasi depopulasi di daerah-daerah dengan penduduk yang menurun secara drastis.
2.Kota tersebut telah mengalami depopulasi selama bertahun-tahun karena meningkatnya biaya hidup dan kekurangan fasilitas.
3.Saat ini, depopulasi di daerah pedesaan merupakan masalah yang serius dan memerlukan solusi yang efektif.
4.Dokter menyarankan agar pasien tidak melakukan perjalanan ke kota besar, karena depopulasi di daerah tersebut telah menyebabkan kekurangan tenaga medis.
5.Pada novel tersebut, depopulasi di masa depan digambarkan sebagai akibat dari perubahan iklim yang ekstrem.

📚 Artikel terkait kata "depopulasi"

Mengenal Kata 'depopulasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "De·populasi" - Pengurangan Penduduk yang Perlu Diperhatikan

Apakah Depopulasi?

De·populasi adalah istilah resmi yang merujuk pada penyusutan atau pengurangan penduduk suatu wilayah. Fenomena ini telah menjadi perhatian di berbagai negara, terutama di daerah-daerah dengan tingkat urbanisasi yang tinggi. Depopulasi dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti perubahan ekonomi, migrasi penduduk ke daerah lain, dan masalah lingkungan.

Contoh Penggunaan Kata Depopulasi

Kata depopulasi sering digunakan dalam konteks yang berbeda-beda. Misalnya, "Pemerintah daerah harus merawat daerahnya agar tidak mengalami depopulasi akibat ketidakmampuan perekonomian." Dalam konteks lain, "De·populasi di beberapa daerah di Indonesia dipicu oleh perubahan pola hidup masyarakat yang lebih suka hidup di kota besar." Contoh lainnya, "Kota-kota kecil di pedalaman Indonesia sering mengalami depopulasi karena kekurangan fasilitas dan infrastruktur yang memadai."

Relevansi Depopulasi dalam Kehidupan Sehari-Hari

De·populasi memang merupakan fenomena yang kompleks dan multifaset. Namun, penting bagi kita untuk memahami dampaknya dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, depopulasi dapat mempengaruhi kemampuan pemerintah daerah untuk menyediakan fasilitas dan infrastruktur yang memadai bagi penduduk. Selain itu, depopulasi juga dapat mempengaruhi ketersediaan sumber daya alam dan lingkungan hidup. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami dan mengatasi depopulasi agar tidak terjadi dampak negatif yang signifikan.