Arti Kata "dengkel" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "dengkel" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

dengkel

1deng·kel /déngkél/ a tidak berair (tt buah-buahan); kering

2deng·kel /déngkél/ n penyakit kaku atau bengkak pd mata kaki

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "dengkel"

📝 Contoh Penggunaan kata "dengkel" dalam Kalimat

1.Buah apel di pasar itu terlihat tidak berair, sangat kering.
2.Di kebun, para petani harus memantau cuaca untuk menghindari buah-buahan menjadi tidak berair.
3.Selama musim kemarau, buah-buahan di kebun seringkali menjadi kering dan tidak berair.
4.Petani yang baru mulai bertani harus memahami bagaimana cara menjaga buah agar tidak menjadi tidak berair.
5.Kondisi cuaca yang ekstrem dapat menyebabkan buah-buahan menjadi kering dan tidak berair.

📚 Artikel terkait kata "dengkel"

Mengenal Kata 'dengkel' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "dengkel" - Makna dan Konteksnya dalam Bahasa Indonesia

Kata "dengkel" seringkali tidak terdengar dalam percakapan sehari-hari, tetapi memiliki arti yang menarik. Dalam Bahasa Indonesia, kata dengkel memiliki makna sebagai buah-buahan yang tidak berair, atau lebih sederhana lagi, kering. Kata ini memiliki ketentuan khusus yang membuatnya unik dan menarik.

Arti dan Konteks Kata "dengkel"

Dalam sejarah, kata dengkel berasal dari kata-kata lama yang digunakan dalam Bahasa Indonesia. Kata ini dipengaruhi oleh bahasa daerah dan bahasa lain yang digunakan di Indonesia. Dalam konteks historis, kata dengkel digunakan untuk menggambarkan buah-buahan yang tidak berair, seperti pisang atau nanas yang sudah kering. Dalam konteks sosial, kata dengkel seringkali digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk menggambarkan kondisi kering yang tidak diinginkan.

Contoh Penggunaan Kata "dengkel" dalam Kalimat

Berikut beberapa contoh penggunaan kata dengkel dalam kalimat yang alami: - Bunga itu sudah dengkel, tidak bisa digunakan lagi sebagai hiasan. - Tanaman sayuran di kebun sudah dengkel karena kekeringan alam. - Buah pisang yang sudah dengkel tidak bisa dimakan lagi.

Relevansi Kata "dengkel" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata dengkel memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks modern, kata dengkel seringkali digunakan dalam industri pertanian dan perikanan untuk menggambarkan kondisi kering yang tidak diinginkan. Selain itu, kata dengkel juga digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk menggambarkan kondisi kering yang tidak diinginkan, seperti kekeringan alam atau kekeringan air. Dengan demikian, kata dengkel memiliki arti yang menarik dan relevan dalam kehidupan sehari-hari.