Arti Kata "delong" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "delong" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

delong

de·long ark a, men·de·long a lekuk (tt mata); cekung

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "delong"

📝 Contoh Penggunaan kata "delong" dalam Kalimat

1.Mataku terlihat lelah karena saya terus menatap layar laptop yang delong selama berjam-jam.
2.Dokter mengatakan bahwa saya perlu menghindari cahaya terang untuk mengurangi delong pada mata saya.
3.Pada lukisan abstrak tersebut, artistik menciptakan delong yang mencolok untuk menunjukkan kekuatan emosi.
4.Guru meminta siswa untuk mendeskripsikan bentuk delong pada objek yang kita lihat.
5.Setelah kecelakaan, mobil tersebut memiliki delong yang cukup dalam akibat benturan keras.

📚 Artikel terkait kata "delong"

Mengenal Kata 'delong' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "delong" - Makna dan Penggunaannya dalam Bahasa Indonesia

Kata "delong" sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan suatu bentuk lekuk atau cekungan. Kata ini memiliki makna yang umum digunakan dalam berbagai konteks, baik dalam percakapan sehari-hari maupun dalam penulisan akademis. Namun, ada beberapa yang kurang mengetahui makna sebenarnya dari kata delong, terutama dalam konteks historis dan sosial. Penggunaan kata delong dalam bahasa Indonesia telah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Kata ini berasal dari bahasa Belanda, yaitu "de long ark a", yang artinya "lekuk" atau "cekung". Dalam bahasa Indonesia, kata ini digunakan untuk menggambarkan suatu bentuk yang cekung atau lekuk, seperti mata yang cekung atau bumi yang cekung. Dalam kehidupan sehari-hari, kata delong sering digunakan dalam konteks yang berbeda-beda. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata delong dalam kalimat yang alami: - Mataku menjadi delong karena saya merasa lelah. - Jalan tersebut memiliki delong yang dalam, sehingga sulit dilalui. - Tanahnya delong dan basah, sehingga tidak bisa digunakan untuk pertanian. Dalam budaya Indonesia modern, kata delong juga memiliki makna yang lebih luas lagi. Bukan hanya sebagai kata yang menggambarkan bentuk lekuk atau cekungan, tetapi juga sebagai simbol dari kelemahan atau kekurangan. Dalam konteks ini, kata delong sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang lemah atau tidak bisa menyelesaikan tugasnya dengan baik. Dalam kesimpulan, kata delong memiliki makna yang umum digunakan dalam bahasa Indonesia. Dari makna asalnya sebagai kata yang menggambarkan bentuk lekuk atau cekungan, hingga makna yang lebih luas lagi sebagai simbol kelemahan atau kekurangan.