Arti Kata "dekstrin" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "dekstrin" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

dekstrin

deks·trin /dékstrin/ n zat rekat yg diperoleh dr penguraian pati

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "dekstrin"

📝 Contoh Penggunaan kata "dekstrin" dalam Kalimat

1.Dalam laboratorium, peneliti mengekstrak dekstrin dari pati jagung.
2.Pada industri pangan, dekstrin digunakan sebagai pengikat dalam pembuatan kue dan roti.
3.Dalam ilmu kimia, dekstrin merupakan hasil penguraian pati menjadi senyawa yang lebih sederhana.
4.Banyak peneliti yang menggunakan dekstrin sebagai bahan dalam penelitian tentang kerusakan ginjal.
5.Dalam industri farmasi, dekstrin digunakan sebagai bahan dasar dalam pembuatan obat-obatan tertentu.

📚 Artikel terkait kata "dekstrin"

Mengenal Kata 'dekstrin' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Dekstrin" - Zat Rekat yang Berperan dalam Berbagai Bidang

Dekstrin adalah kata yang mungkin masih asing bagi sebagian besar orang, namun memiliki peran yang sangat penting dalam berbagai bidang. Dekstrin sendiri adalah zat rekat yang diperoleh dari penguraian pati, suatu proses yang telah digunakan selama ribuan tahun. Proses penguraian pati telah menjadi dasar untuk menghasilkan berbagai produk, termasuk dekstrin. Dalam sejarah, dekstrin telah digunakan sebagai pengawet makanan, terutama untuk menjaga kelembaban dalam berbagai produk makanan. Selain itu, dekstrin juga digunakan sebagai bahan bakar pada zaman kuno. Dalam konteks modern, dekstrin digunakan sebagai bahan dasar untuk membuat berbagai produk, seperti sirup, sabun, dan bahkan perekat. Dalam kehidupan sehari-hari, dekstrin memiliki banyak peran yang sangat penting. Misalnya, dekstrin digunakan sebagai bahan dasar dalam pembuatan perekat, seperti perekat kertas atau perekat lem. Selain itu, dekstrin juga digunakan sebagai bahan dasar dalam pembuatan sirup, seperti sirup gula atau sirup maple. Dalam konteks budaya Indonesia, dekstrin juga digunakan sebagai bahan dasar dalam pembuatan berbagai produk lokal, seperti sari tebu atau sari jahe. Dalam kesimpulan, dekstrin adalah kata yang sangat penting dalam berbagai bidang, dari pengawet makanan hingga bahan dasar produk tekstil. Dengan memahami makna dan peran dekstrin, kita dapat lebih menghargai peran pentingnya dalam kehidupan sehari-hari.