Arti Kata "dekontekstualisasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "dekontekstualisasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

dekontekstualisasi

de·kon·teks·tu·a·li·sa·si /dékontékstualisasi/ n Sas jarak waktu yg memisahkan pembaca teks dng teks yg ditelitinya sbg tidak adanya kemungkinan pembaca bertanya secara langsung tt teks yg ditelitinya: -- muncul krn perbedaan situasi yg dialami pembaca dan saat teks itu sendiri dibuat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "dekontekstualisasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "dekontekstualisasi" dalam Kalimat

1.Penggunaan teks lama oleh sejarawan tanpa dekontekstualisasi dapat menyebabkan kesalahpahaman.
2.Pendidik harus mampu menghindari dekontekstualisasi teks sastra agar siswa dapat memahami konteksnya.
3.dekontekstualisasi teks lama dapat menyebabkan kehilangan makna dan nilai sejarah.
4.Dalam menafsirkan teks, kita harus memahami dekontekstualisasi yang terjadi dan bagaimana membentuk makna.
5.Penghapusan dekontekstualisasi teks agama dapat membantu meningkatkan pemahaman dan kepercayaan masyarakat.

📚 Artikel terkait kata "dekontekstualisasi"

Mengenal Kata 'dekontekstualisasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "dekontekstualisasi" - Pengertian dan Contoh

Pengertian Dekontekstualisasi: Membaca Teks dalam Konteks yang Berbeda

Dekontekstualisasi adalah istilah yang digunakan dalam bidang sastra, filosofi, dan sosial budaya untuk menggambarkan proses membaca teks dalam konteks yang berbeda dari konteks aslinya. Pada awalnya, konsep ini dikembangkan oleh filsuf Jerman, Hans-Georg Gadamer, dalam bukunya "Pengantaran" (Wahrheit und Methode) pada tahun 1960-an. Gadamer menyatakan bahwa pembaca tidak dapat membaca teks tanpa mempertimbangkan konteks historis, sosial, dan kultural di mana teks itu ditulis.

Contoh Penggunaan Dekontekstualisasi dalam Kalimat

Dekontekstualisasi sering digunakan dalam berbagai konteks, seperti: - Buku sejarah yang ditulis dalam konteks waktu dan tempat tertentu, tetapi dibaca oleh pembaca yang tinggal di era yang berbeda. - Sutradara film yang menggunakan adegan-adegan dari film lama sebagai inspirasi untuk membuat film baru, tetapi mengubah konteksnya untuk menyesuaikan dengan era saat ini. - Penulis yang menggunakan tema-tema dari kisah rakyat sebagai inspirasi untuk membuat cerita baru, tetapi mengubah konteksnya untuk menyesuaikan dengan kehidupan modern.

Relevansi Dekontekstualisasi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dekontekstualisasi memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam hal komunikasi dan interaksi antarbudaya. Dalam era globalisasi, kita sering berinteraksi dengan orang-orang dari budaya yang berbeda, dan dekontekstualisasi membantu kita memahami konteksnya. Misalnya, ketika kita membaca buku tentang kehidupan masyarakat di negara lain, kita harus mempertimbangkan konteks sosial, ekonomi, dan politik di mana buku itu ditulis. Dengan cara ini, kita dapat memahami lebih baik dan menghargai perbedaan budaya yang ada.