Arti Kata "copet" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "copet" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

copet

co·pet /copét/ n orang yg mencuri (sesuatu yg sedang dipakai, uang di dl saku, barang yg dikedaikan, dsb) dng cepat dan tangkas; tukang copet; pencopet;
men·co·pet v mencuri (barang yg sedang dipakai, uang dl saku, barang yg dikedaikan, dsb) dng cepat dan tangkas: anak itu telah ~ dompet orang asing;
pen·co·pet n orang yg mencopet; tukang copet;
pen·co·pet·an n proses, cara, perbuatan mencopet;
ke·co·pet·an 1 v cak kehilangan sesuatu krn dicopet orang: seorang turis ~ di depan bioskop; 2 n perihal copet

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "copet"

📝 Contoh Penggunaan kata "copet" dalam Kalimat

1.Pada malam hari, jalan-jalan di kota itu ramai diganggu oleh tukang copet yang licik.
2.Polisi berusaha menangkap tukang copet yang telah mencuri dompet seseorang.
3.Kehilangan dompet di depan bioskop itu bukan kesalahan saya saja, tapi kecopetan yang tidak terduga.
4.Pada pelajaran tata krama sosial, guru membahas tentang bagaimana cara menjaga diri dari kecopetan.
5.Di kota besar, banyak korban kecopetan yang terjadi setiap hari dan membutuhkan perhatian dari pemerintah.

📚 Artikel terkait kata "copet"

Mengenal Kata 'copet' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Copet" - Ancaman Trafik dan Kehilangan

Kata "copet" sering digunakan dalam bahasa sehari-hari untuk menggambarkan perilaku mencuri atau mencopet barang milik orang lain. Dalam arti resmi, kata "copet" juga dapat digunakan untuk menggambarkan seseorang yang mencuri dengan cepat dan tangkas, seperti mencuri uang di saku atau barang yang dikedaikan. Perilaku ini telah menjadi masalah serius dalam masyarakat Indonesia, terutama di tempat-tempat umum seperti pusat perbelanjaan, bioskop, dan transportasi umum. Kata "copet" memiliki konteks historis yang unik dalam masyarakat Indonesia. Dalam era 90-an, kata "copet" sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang mencuri uang atau barang dengan cepat dan tangkas. Namun, pada masa kini, kata "copet" telah berkembang menjadi istilah yang lebih luas, mencakup berbagai jenis kejahatan seperti pencurian, penipuan, dan tindakan kriminal lainnya. Contoh-contoh penggunaan kata "copet" dapat dilihat dalam kalimat berikut: - "Saya kehilangan dompet saya di tempat parkir, mungkin saya telah dicopet oleh orang lain." - "Polisi menangkap seorang tukang copet yang mencuri uang di saku pengguna transportasi umum." - "Saya tidak ingin menjadi korban kejahatan, jadi saya selalu berhati-hati untuk tidak dicopet oleh orang lain." Kata "copet" juga memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam era digital, kita sering menjadi korban kejahatan online, seperti pencurian identitas atau penipuan melalui media sosial. Oleh karena itu, penting untuk selalu berhati-hati dan waspada terhadap tindakan kriminal seperti kejahatan pencopetan, baik dalam bentuk fisik maupun digital.