Arti Kata "cikun" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "cikun" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

cikun

ci·kun Mk, ber·ci·kun-ci·kun v bersembunyi-sembunyi; (bermufakat) dng diam-diam

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "cikun"

📝 Contoh Penggunaan kata "cikun" dalam Kalimat

1.Pemimpin tim sepak bola memutuskan untuk bersembunyi dan tidak mengetahui rencana musuh.
2.Dalam perundingan rahasia, para pemimpin politik mencikun dan memutuskan untuk tidak menunjukkan kelemahan.
3.Ibu meminta anaknya untuk bersembunyi di balik karpet dan tidak mengetahui kehadiran tamu yang sedang datang.
4.Dalam tradisi adat istiadat, masyarakat lokal akan mencikun dan menunggu instruksi para tua-tua sebelum melakukan upacara.
5.Ketika bertemu dengan musuh, prajurit memutuskan untuk mencikun dan menunggu momen yang tepat untuk menyerang.

📚 Artikel terkait kata "cikun"

Mengenal Kata 'cikun' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Cikun" - Bahasa Rakyat yang Mengandung Makna

Kata "cikun" adalah salah satu kata dalam bahasa Indonesia yang memiliki makna yang unik dan menarik. Dalam bahasa resmi, kata "cikun" berarti bersembunyi-sembunyi atau bermufakat dengan diam-diam. Namun, dalam konteks historis dan sosial, kata "cikun" memiliki makna yang lebih luas, yaitu mengacu pada kegiatan bersembunyi atau berkomplot dengan diam-diam.

Sejarah dan Konteks Kata "Cikun"

Kata "cikun" berasal dari bahasa Sunda, yang digunakan sebagai bahasa penghubung antara budaya Sunda dan bahasa Indonesia. Dalam bahasa Sunda, kata "cikun" memiliki makna yang sama dengan bahasa Indonesia, yaitu bersembunyi-sembunyi atau bermufakat dengan diam-diam. Dalam sejarah, kata "cikun" digunakan oleh rakyat Sunda sebagai cara untuk berkomplot dengan diam-diam dalam menghadapi penjajahan Belanda.

Penggunaan Kata "Cikun" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "cikun" masih digunakan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks yang berhubungan dengan kegiatan bersembunyi atau berkomplot dengan diam-diam. Contoh penggunaan kata "cikun" dalam kalimat yang alami adalah: "Dia berlari cikun ke belakang rumah untuk menghindari penjaga," atau "Mereka bersepakat cikun untuk tidak memberitahu siapa pun tentang rencana mereka." Kata "cikun" juga digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti dalam berita atau artikel yang membahas tentang kegiatan bersembunyi atau berkomplot dengan diam-diam.

Relevansi Kata "Cikun" dalam Budaya Indonesia Modern

Kata "cikun" memiliki relevansi yang signifikan dalam budaya Indonesia modern, terutama dalam konteks yang berhubungan dengan kebebasan berekspresi dan kegiatan sosial. Dalam era digital, kata "cikun" digunakan sebagai cara untuk berkomplot dengan diam-diam dalam menghadapi kebijakan pemerintah atau kegiatan sosial yang dianggap tidak pantas. Namun, kata "cikun" juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih positif, seperti dalam berita atau artikel yang membahas tentang kegiatan sosial yang dilakukan dengan diam-diam, seperti kegiatan amal atau kegiatan lingkungan.