Arti Kata "celok" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "celok" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

celok

ce·lok ? celuk

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "celok"

๐Ÿ“ Contoh Penggunaan kata "celok" dalam Kalimat

1.Di kota pelabuhan, ada celok yang menjadi tempat wisata populer.
2.Seorang arsitek harus mempertimbangkan celok dan ventilasi udara dalam merancang bangunan.
3.Pemandu wisata berhenti di celok, mengikuti langkah-langkah yang ditunjukkan oleh peta arkeologi.
4.Pengusaha kecil membutuhkan modal yang cukup untuk mengembangkan bisnisnya, termasuk untuk membeli celok yang lebih besar.
5.Sejarawan mencari sumber informasi tentang celok yang digunakan oleh masyarakat di masa lalu.

๐Ÿ“š Artikel terkait kata "celok"

Mengenal Kata 'celok' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "celok" - Fungsi dan Relevansi dalam Bahasa Indonesia

Kata "celok" memiliki makna yang cukup luas dalam bahasa Indonesia. Secara etimologis, kata ini memiliki hubungan dengan kata "ce·lok" yang berarti celah atau tempat sempit. Dalam konteks sejarah, kata celok sering digunakan untuk menggambarkan tempat-tempat sempit atau celah yang ada di antara dua objek, seperti celah di antara dua buah batu atau celah di antara dua dinding. Dalam kehidupan sehari-hari, kata celok masih digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, kita dapat menggunakan kata celok untuk menggambarkan situasi yang sempit atau tidak nyaman, seperti "Saya merasa celok ketika berada di dalam ruangan yang kecil." Atau, kita juga dapat menggunakan kata celok untuk menggambarkan sesuatu yang tidak biasa atau unik, seperti "Celoknya pemandangan matahari terbenam di pantai." Dalam budaya Indonesia modern, kata celok memiliki relevansi dalam berbagai aspek kehidupan. Misalnya, dalam sastra, kata celok sering digunakan sebagai metafor untuk menggambarkan ketegangan atau konflik, seperti dalam puisi atau cerita pendek. Dalam arsitektur, kata celok juga digunakan untuk menggambarkan desain bangunan yang memiliki celah atau tempat sempit. Dengan demikian, kata celok menjadi bagian penting dalam bahasa Indonesia dan memiliki pengaruh yang signifikan dalam berbagai aspek kehidupan.