Arti Kata "calang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "calang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

calang

1ca·lang v, men·ca·lang v meninjau; mengintai; mengintip;
pen·ca·lang ark n perahu besar peninjau (pengintai musuh)

2ca·lang kl a 1 tidak banyak daunnya; gundul (tt pohon); 2 ki tidak memakai perhiasan (perabotan dsb)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "calang"

📝 Contoh Penggunaan kata "calang" dalam Kalimat

1.Pemuda itu mengepung rumah tetangga untuk menca-lang teman lamanya yang sedang menikah.
2.Pada masa perang, tentara menggunakan perahu penca-lang untuk mengintai musuh di pantai.
3.Saya menca-lang jendela kamarnya untuk melihat apa yang dilakukan adik perempuannya.
4.Pada masa kolonial, Belanda menggunakan kapal penca-lang untuk mengintai pelabuhan-pelabuhan di Indonesia.
5.Saya tidak bisa menca-lang teman saya yang sedang berbicara dengan seseorang di kantor, jadi saya memutuskan untuk pergi.

📚 Artikel terkait kata "calang"

Mengenal Kata 'calang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Calang" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "calang" seringkali digunakan dalam konteks peninjauan atau pengintipan. Dalam arti resmi, calang berarti meninjau atau mengintai, biasanya dilakukan untuk mengumpulkan informasi tentang lawan atau musuh. Konsep ini memiliki latar belakang historis yang menarik, terutama dalam konteks militer atau perang. Di masa lalu, perahu besar peninjau, atau perahu calang, digunakan untuk melakukan pengintaian dan mengumpulkan informasi strategis. Dalam kehidupan sehari-hari, kata calang masih digunakan dalam beberapa konteks. Misalnya, jika Anda ingin mengintip kehidupan seseorang tanpa diketahui, Anda mungkin akan mengatakan "Aku akan meninjau kegiatan dia hari ini" atau "Dia sedang melakukan pengintaian di tempat itu". Dalam kalimat lain, "Dia mengintip jendela rumah tetangga" juga menggunakan kata calang dengan maksud yang sama. Dalam budaya Indonesia modern, konsep calang masih relevan. Misalnya, dalam konteks bisnis, perusahaan mungkin menggunakan calang untuk mengumpulkan informasi tentang pesaing mereka. Dalam konteks sosial, seseorang mungkin menggunakan calang untuk memahami keinginan dan kebutuhan seseorang tanpa harus membocorkan identitas mereka. Dengan demikian, kata calang masih memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari kita.