Arti Kata "buluk" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "buluk" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

buluk

bu·luk a kotor krn debu;
bu·luk·an a 1 jelek (tt makanan); 2 lusuh dan berjamur (krn lama tersimpan): kain itu sudah - masih dipakai juga

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "buluk"

📝 Contoh Penggunaan kata "buluk" dalam Kalimat

1.buluk makanan yang sudah dijual lama itu terlihat tidak enak untuk dimakan.
2.Tetapi saya masih menggunakan celana buluk ini karena masih bisa dipakai.
3.Di rumah, kita harus selalu membersihkan kain buluk agar tidak menyebar ke tempat lain.
4.Makanan yang terlalu lama disimpan di lemari akan menjadi buluk dan tidak bisa dimakan lagi.
5.Pengrajin harus selalu berhati-hati dalam mencuci kain buluk agar tidak merusak teksturnya.

📚 Artikel terkait kata "buluk"

Mengenal Kata 'buluk' - Inspirasi dan Motivasi

Arti dan Konteks Kata "Buluk" dalam Bahasa Indonesia

Kata "buluk" memiliki makna yang luas dalam Bahasa Indonesia. Makna umumnya adalah suatu kondisi atau keadaan yang tidak baik, seperti kotor, jelek, atau rusak. Dalam konteks historis, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan kondisi barang atau benda yang telah lama digunakan atau tersimpan, sehingga menjadi kotor, berjamur, atau rusak. Dalam masyarakat Indonesia, kata "buluk" sering digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk menggambarkan suatu keadaan yang tidak ideal.

Contoh Penggunaan Kata "Buluk" dalam Kalimat

Kata "buluk" sering digunakan dalam kalimat untuk menggambarkan kondisi barang atau benda yang tidak baik. Contoh penggunaan kata ini antara lain: - "Kain itu buluk karena tidak pernah dicuci," ujar ibu saya. - "Makanan yang telah lama tersimpan menjadi buluk dan tidak bisa dimakan lagi," kata teman saya. - "Kursi itu buluk karena terus-menerus digunakan oleh anak-anak."

Relevansi Kata "Buluk" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "buluk" memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks kebersihan dan pengelolaan barang. Dalam masyarakat Indonesia, orang sering berbicara tentang kondisi barang atau benda yang tidak baik, seperti kotor, jelek, atau rusak. Kata "buluk" sering digunakan untuk menggambarkan suatu keadaan yang tidak ideal dan perlu perhatian. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menghadapi masalah-masalah kebersihan dan pengelolaan barang, sehingga kata "buluk" menjadi sangat relevan dalam percakapan kita sehari-hari.