Arti Kata "bulai" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bulai" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bulai

bu·lai n putih seluruh tubuh dan rambutnya krn kekurangan pigmen; balar

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bulai"

📝 Contoh Penggunaan kata "bulai" dalam Kalimat

1.Karena kurangnya vitamin yang cukup, anak itu mengalami kesehatan yang buruk dan menjadi bulai.
2.Ibu-ibu desa terkejut melihat anak kecil bulai bermain di halaman rumahnya.
3.Dalam kitab suci, disebutkan bahwa bulai adalah hukuman yang diberikan kepada orang-orang yang berdosa.
4.Sikap orang tua yang tidak peduli dengan kebutuhan anaknya mengakibatkan anaknya menjadi bulai.
5.Pengobatan medis yang tepat dapat membantu menghilangkan gejala-gejala bulai dan membuat anak itu sehat kembali.

📚 Artikel terkait kata "bulai"

Mengenal Kata 'bulai' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bulai" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "bulai" memiliki makna yang sangat spesifik dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini digunakan untuk menggambarkan kondisi kulit dan rambut yang menjadi putih karena kekurangan pigmen. Konsep ini telah ada sejak lama dan masih relevan dalam budaya Indonesia modern. Dalam sejarah, kata "bulai" sering digunakan untuk menggambarkan individu yang memiliki kulit putih atau rambut yang berubah menjadi putih karena faktor genetik atau lingkungan. Dalam konteks sosial, kata ini seringkali terkait dengan istilah "balar" yang memiliki makna yang sama. Penyebutan kata "bulai" dapat mengacu pada kondisi fisik yang alami atau dapat juga merupakan hasil dari proses yang tidak alami. Contoh penggunaan kata "bulai" dalam kalimat yang alami adalah: "Dia memiliki kulit bulai yang menonjol di tengah-tengah masyarakat." Atau, "Karena faktor genetik, dia memiliki rambut bulai yang tidak biasa." Dalam kedua contoh tersebut, kata "bulai" digunakan untuk menggambarkan kondisi kulit atau rambut yang unik dan tidak biasa. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "bulai" dapat berdampak pada percaya diri dan identitas seseorang. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini dapat digunakan sebagai inspirasi untuk menjelajahi konsep identitas dan keberanian menghadapi perbedaan. Dengan demikian, kata "bulai" tidak hanya memiliki makna fisik, tetapi juga memiliki makna yang lebih dalam dan filosofis.