Arti Kata "budek" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "budek" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

budek

bu·dek a cak tuli

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "budek"

📝 Contoh Penggunaan kata "budek" dalam Kalimat

1.budek a cak tuli di sekolah membantu guru mengajar siswa.
2.Budi, seorang budak, bekerja sebagai pembantu di rumah keluarga kaya.
3.Penggunaan kata "budek" dalam bahasa Jawa digunakan sebagai pujian untuk seseorang yang sudah berumur.
4.Dalam konteks sastra, "budek" digunakan sebagai karakter tua yang bijak dan berpengalaman.
5.budek a cak tuli merupakan istilah yang digunakan sebagai penghormatan kepada seseorang yang sudah berumur dan memiliki pengalaman.

📚 Artikel terkait kata "budek"

Mengenal Kata 'budek' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "budek" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "budek" seringkali digunakan dalam konteks yang berbeda-beda, tetapi apa sebenarnya maknanya? Kata "budek" berasal dari bahasa Jawa dan memiliki makna yang sangat luas, bisa digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tuli atau tidak bisa mendengar apa yang dikatakan orang lain. Dalam konteks historis, kata "budek" digunakan sebagai istilah untuk menggambarkan seseorang yang tidak bisa mendengar karena berbagai alasan, seperti kelemahan pada telinga atau karena tidak ingin mendengar. Namun, dalam konteks modern, kata "budek" seringkali digunakan dalam makna yang lebih luas lagi, yaitu sebagai istilah untuk menggambarkan seseorang yang tidak peduli atau tidak ingin mendengar apa yang dikatakan orang lain.

Contoh Penggunaan Kata "budek" dalam Kalimat

- Ayahnya adalah orang yang paling **budek** di rumah, tidak peduli dengan apa yang dilakukan anaknya. - Ia tidak bisa mendengar apa yang dikatakan ibunya karena ia **budek** dan tidak ingin mendengar. - Setelah itu, ia merasa sangat **budek** dan tidak peduli dengan apa yang terjadi di sekitarnya.

Relevansi Kata "budek" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "budek" memiliki relevansi yang sangat besar dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks komunikasi antar manusia. Dalam kehidupan sehari-hari, kita seringkali menghadapi orang-orang yang **budek** dan tidak peduli dengan apa yang dikatakan orang lain. Namun, kita juga bisa menggunakan kata "budek" untuk menggambarkan diri kita sendiri, yaitu ketika kita tidak peduli dengan apa yang dikatakan orang lain dan lebih fokus pada hal-hal yang kita inginkan. Dalam budaya Indonesia modern, kata "budek" juga memiliki makna yang sangat luas lagi, yaitu sebagai istilah untuk menggambarkan seseorang yang tidak peduli dengan apa yang terjadi di sekitarnya. Dalam konteks ini, kata "budek" bisa digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tidak peduli dengan lingkungan sekitarnya dan lebih fokus pada kepentingan dirinya sendiri.