Arti Kata "berantas" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "berantas" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

berantas

be·ran·tas v, mem·be·ran·tas v membasmi; memusnahkan: obat ini disediakan untuk - penyakit malaria;
pem·be·ran·tas n 1 orang yg memberantas; 2 alat untuk memberantas;
pem·be·ran·tas·an n 1 proses, cara, perbuatan memberantas: pemerintah meningkatkan - kaum penyelundup; diadakan kursus - buta huruf agar rakyat dapat membaca dan menulis; 2 pencegahan, pengucilan perkembangan, atau pemusnahan penyakit

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "berantas"

📝 Contoh Penggunaan kata "berantas" dalam Kalimat

1.Pemerintah telah meluncurkan program untuk berantas korupsi di berbagai tingkat pemerintahan.
2.Kami mengadakan aksi massa untuk berantas penyebaran narkoba di daerah kami.
3.Pengembang obat telah menciptakan obat yang efektif untuk berantas penyakit HIV/AIDS.
4.Pemimpin organisasi tersebut terkenal sebagai pembebas yang berantas apartheid di Afrika Selatan.
5.Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan, pemerintah meningkatkan upaya berantas buta huruf di masyarakat.

📚 Artikel terkait kata "berantas"

Mengenal Kata 'berantas' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "berantas" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "berantas" memiliki makna yang kuat dalam Bahasa Indonesia, yaitu membasmi, memusnahkan, atau menghilangkan sesuatu yang dianggap tidak baik. Kata ini memiliki sejarah yang panjang dan telah digunakan dalam berbagai konteks sosial dan budaya. Dalam zaman kolonial, kata "berantas" sering digunakan untuk menggambarkan upaya penjajah untuk menghilangkan peradaban dan kebudayaan pribumi. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "berantas" masih digunakan dengan makna yang sama. Misalnya, "Pemerintah berantas korupsi dengan memberlakukan sanksi yang ketat kepada para pelakunya." Atau, "Masyarakat berantas penyakit HIV/AIDS dengan meningkatkan kesadaran dan pendidikan tentang penyakit ini." Contoh lainnya adalah, "Pemuda berantas kemiskinan dengan membuka usaha kecil-kecilan dan membantu masyarakat yang membutuhkan." Kata "berantas" juga relevan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Contohnya, "Masyarakat berantas polusi udara dengan menggunakan transportasi yang ramah lingkungan seperti sepeda dan bis listrik." Atau, "Pemerintah berantas kemiskinan dengan meningkatkan akses ke fasilitas kesehatan dan pendidikan." Dengan kata lain, kata "berantas" menjadi inspirasi dan motivasi bagi masyarakat untuk berperan aktif dalam membangun masyarakat yang lebih baik. Dalam budaya Indonesia, kata "berantas" juga memiliki makna yang sangat kuat dalam menggambarkan perlawanan terhadap kejahatan dan penindasan. Misalnya, "Rakyat berantas penjajah dengan mengembangkan perlawanan yang keras dan gigih." Atau, "Masyarakat berantas kejahatan dengan meningkatkan kesadaran dan pendidikan tentang pentingnya menghormati hukum dan keadilan." Dengan demikian, kata "berantas" menjadi simbol perlawanan dan keberanian dalam menghadapi tantangan dan kesulitan hidup.