Arti Kata "bencah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bencah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bencah

ben·cah n tanah yg berair dan berlumpur; paya;
ber·ben·cah v berpaya(-paya);
ber·ben·cah-ben·cah v berbencah;
mem·ben·cah v menjadi berair dan berlumpur; menjadi bencah; menjadi becek: pd musim hujan jalan-jalan di kampung itu -

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bencah"

📝 Contoh Penggunaan kata "bencah" dalam Kalimat

1.Pada musim hujan, jalan-jalan di kampung itu menjadi bencah dan berlumpur.
2.Di kebunnya, ibu menjelaskan bahwa tanahnya sedang bencah karena terlalu banyak hujan.
3.Musim hujan membuat jalan ke desa kami bencah dan berair.
4.Saat berjalan-jalan di hutan, aku harus berhati-hati agar tidak berbencah di dalam lumpur.
5.Setelah hujan, lapangan sepak bola di sekolah kami menjadi bencah dan tidak dapat digunakan.

📚 Artikel terkait kata "bencah"

Mengenal Kata 'bencah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Bencah" - Inspirasi dari Alam

Paya adalah salah satu contoh wilayah yang sering kali mengalami keadaan bencah, yaitu tanah yang berair dan berlumpur. Istilah ini telah ada sejak lama dan seringkali digunakan dalam konteks geografis dan alam. Dalam bahasa Indonesia, kata bencah memiliki makna yang luas dan dapat digunakan dalam berbagai konteks. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering melihat wilayah yang mengalami bencah akibat hujan lebat. Jalan-jalan di kampung itu menjadi bencah dan berlumpur, sehingga sulit dilalui. Dalam kondisi seperti ini, kita harus berhati-hati untuk tidak terpeleset dan jatuh. Kata bencah juga dapat digunakan dalam kalimat yang lebih formal. Misalnya, "Kawasan hutan yang rusak akibat pembakaran liar menjadi bencah dan tidak dapat dipergunakan lagi". Dalam kalimat ini, kata bencah digunakan untuk menggambarkan kondisi suatu tempat yang rusak dan tidak dapat dipergunakan. Dalam budaya Indonesia modern, kata bencah masih memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, ketika musim hujan tiba, wilayah-wilayah di sekitar sungai atau waduk sering kali mengalami bencah dan berair. Dalam kondisi seperti ini, kita harus berhati-hati dan tidak melakukan kegiatan di area yang berisiko terkena bencah. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa kata bencah masih memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.