Arti Kata "bakut" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bakut" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bakut

ba·kut v 1 memerkosa; 2 memalsukan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bakut"

📝 Contoh Penggunaan kata "bakut" dalam Kalimat

1.Dia pernah dituduh memperkosa korban, namun dia menolak dengan keras.
2.Pengadilan menemukan dia bersalah karena memalsukan bukti kejahatan.
3.Pelajaran di sekolah membahas tentang bagaimana memahami makna kata "bakut" dalam bahasa Indonesia.
4.Dalam novel itu, tokoh utama dihina oleh lawannya karena dianggap "bakut" oleh masyarakat.
5.Dalam konteks sejarah, peristiwa pembakaran kota oleh pasukan penjajah dianggap sebagai kejahatan "bakut".

📚 Artikel terkait kata "bakut"

Mengenal Kata 'bakut' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bakut" - Makna dan Contoh Penggunaan

Kata "bakut" memiliki makna yang kompleks dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, kata ini memiliki arti "memerkosa" dan "memalsukan". Namun, dalam konteks historis, kata "bakut" sering digunakan untuk menggambarkan perilaku yang tidak sopan atau tidak etis. Dalam masyarakat tradisional, kata "bakut" mungkin tidak selalu diartikan secara harfiah, tetapi lebih sebagai kritik terhadap perilaku yang tidak pantas.

Contoh Penggunaan Kata "bakut" dalam Kalimat

Kata "bakut" dapat digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Dia melakukan bakut terhadap temannya dengan mengatakan hal yang tidak benar." Dalam contoh ini, kata "bakut" digunakan untuk menggambarkan perilaku yang tidak sopan. Contoh lainnya adalah, "Tindakan politiknya dianggap sebagai bakut terhadap kepercayaan publik." Dalam contoh ini, kata "bakut" digunakan untuk menggambarkan tindakan yang tidak etis.

Relevansi Kata "bakut" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "bakut" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia modern. Dalam masyarakat yang semakin kompleks, kata "bakut" dapat digunakan untuk menggambarkan perilaku yang tidak pantas atau tidak etis. Misalnya, dalam konteks politik, kata "bakut" dapat digunakan untuk menggambarkan tindakan yang tidak transparan atau tidak adil. Dalam konteks sosial, kata "bakut" dapat digunakan untuk menggambarkan perilaku yang tidak sopan atau tidak hormat. Dalam kedua kasus ini, kata "bakut" digunakan sebagai kritik terhadap perilaku yang tidak pantas atau tidak etis.