Arti Kata "bagai dawat dengan kertas" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bagai dawat dengan kertas" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bagai dawat dengan kertas

Peribahasa tidak pernah bercerai; tidak dapat dipisahkan; alang-alang berdawat biarlah hitam, Peribahasa jika mengerjakan sesuatu janganlah tanggung-tanggung

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bagai dawat dengan kertas"

📝 Contoh Penggunaan kata "bagai dawat dengan kertas" dalam Kalimat

1.Dalam situasi formal, perusahaan harus menghadapi kenyataan bahwa keputusan bisnis tidak bisa dipisahkan dari risiko.
2.Rakyat menuntut pemerintah untuk mengambil tindakan yang tepat tidak tanggung-tanggung.
3.Dia tak sanggup membiarkan saudara laki-lakinya yang bodoh berdawat dengan kertas dan menghabiskan kekayaan keluarga.
4.Sebagai seorang guru, dia mengajarkan anak didiknya untuk tidak meninggalkan proyek hingga selesai, seperti alang-alang berdawat, biarlah hitam.
5.Dalam percakapan sehari-hari, dia mengatakan bahwa dia tidak bisa menolerir kebiasaan temannya yang suka membuang sampah sembarangan, seperti alang-alang berdawat dengan kertas.

📚 Artikel terkait kata "bagai dawat dengan kertas"

Mengenal Kata 'bagai dawat dengan kertas' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bagai Dawat dengan Kertas" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "bagai dawat dengan kertas" merupakan salah satu peribahasa yang populer di Indonesia. Maknanya adalah menggambarkan dua hal yang tidak pernah terpisahkan, seperti air dan garam, atau seperti dawat yang tidak dapat dipisahkan dari kertasnya. Dalam konteks historis, kata ini mungkin terkait dengan tradisi kerajinan kertas di Indonesia, di mana kertas dan dawat (atau pewarna) digunakan secara bersamaan untuk menciptakan karya seni yang unik. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "bagai dawat dengan kertas" sering digunakan untuk menggambarkan suatu hubungan yang sangat erat antara dua hal. Misalnya, "Dia dan pacarnya seperti bagai dawat dengan kertas, tidak pernah terpisahkan dalam setiap momen." Atau, "Kita harus bekerja sama seperti bagai dawat dengan kertas untuk mencapai tujuan kita." Dalam contoh lain, "Dia belajar dengan gembira, seperti bagai dawat dengan kertas yang terus-menerus dicampur dan diwariskan." Kata "bagai dawat dengan kertas" juga relevan dalam kehidupan modern. Dalam era digital, kita seringkali melihat bagaimana teknologi dan informasi dapat dipisahkan, tetapi di tengah-tengah kenyataan ini, ada hal-hal yang tidak dapat dipisahkan, seperti kehidupan pribadi dan kehidupan profesional. Jika kita tidak bisa memisahkan antara keduanya, maka kita akan menjadi lebih seimbang dan lebih sukses dalam kehidupan. Dalam beberapa kasus, kata "bagai dawat dengan kertas" juga digunakan untuk menggambarkan hubungan antara manusia dan lingkungan sekitarnya, seperti "Kita harus menjaga lingkungan seperti bagai dawat dengan kertas, untuk menciptakan kehidupan yang lebih seimbang dan berkelanjutan."