Arti Kata "bagai bunyi cempedak jatuh" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bagai bunyi cempedak jatuh" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bagai bunyi cempedak jatuh

Peribahasa bunyi seperti barang berat jatuh

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bagai bunyi cempedak jatuh"

📝 Contoh Penggunaan kata "bagai bunyi cempedak jatuh" dalam Kalimat

1.Ketika berita itu keluar, masyarakat langsung terkejut dengan bunyi cempedak jatuh.
2.Dalam pertemuan bisnis, dia menyampaikan laporan dengan bunyi cempedak jatuh, membuat seluruh tim terkejut.
3.Dia berbicara dengan bahasa yang sederhana, tidak berlebihan, seperti bunyi cempedak jatuh di tengah keheningan malam.
4.Perilaku anak itu sangat berubah, seperti bunyi cempedak jatuh di tengah hutan yang sunyi.
5.Dalam puisinya, penulis menggunakan metafora "bunyi cempedak jatuh" untuk menggambarkan perasaan sedih yang meluap dalam hatinya.

📚 Artikel terkait kata "bagai bunyi cempedak jatuh"

Mengenal Kata 'bagai bunyi cempedak jatuh' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bagai bunyi cempedak jatuh" - Inspirasi dan Motivasi

Makna dan Konteks Kata

Kata "bagai bunyi cempedak jatuh" merupakan salah satu peribahasa yang populer dalam bahasa Indonesia. Maknanya adalah bunyi seperti barang berat jatuh, yang biasanya digunakan untuk menggambarkan suara yang keras dan menggempak. Kata ini memiliki konteks historis yang kaya, karena cempedak adalah buah yang umum ditemukan di Indonesia dan suaranya yang keras ketika jatuh telah menjadi simbol kekuatan dan keberanian.

Contoh Penggunaan Kata dalam Kalimat

Kata "bagai bunyi cempedak jatuh" sering digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam kalimat: "Suara petir yang melintas di langit membuat saya merasa takut, bunyi yang keras seperti **bagai bunyi cempedak jatuh** membuat saya ingin berlindung." Atau, "Ketika mobil saya lewat di depan saya, suaranya yang keras membuat saya merasa terkejut, seperti **bagai bunyi cempedak jatuh**." Contoh lainnya adalah: "Suara gempa bumi yang melintas di daerah saya membuat saya merasa takut, bunyi yang keras seperti **bagai bunyi cempedak jatuh** membuat saya ingin berlindung."

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "bagai bunyi cempedak jatuh" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia, suara yang keras seperti **bagai bunyi cempedak jatuh** sering digunakan sebagai simbol kekuatan dan keberanian. Banyak orang yang menggunakan suara keras untuk mengungkapkan perasaan mereka, seperti ketika mereka sedang marah atau frustrasi. Selain itu, kata ini juga digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam musik, film, dan bahkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, kata "bagai bunyi cempedak jatuh" merupakan bagian penting dari bahasa Indonesia dan memiliki makna yang mendalam.