Arti Kata "bagai berumah di tepi tebing" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bagai berumah di tepi tebing" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bagai berumah di tepi tebing

bagai be.ru.mah di tepi tebing Peribahasa selalu tidak aman hatinya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bagai berumah di tepi tebing"

📝 Contoh Penggunaan kata "bagai berumah di tepi tebing" dalam Kalimat

1.Ia selalu tidak aman hatinya seperti bagi berumah di tepi tebing setelah meninggalkan pekerjaan lama.
2.Dia memiliki kemampuan yang luar biasa, tetapi memiliki hati yang tidak aman seperti bagi berumah di tepi tebing.
3.Dalam kisahnya, ia harus berhadapan dengan tantangan yang sangat berat, karena ia seperti bagi berumah di tepi tebing dalam menghadapi hidup.
4.Banyak orang yang mengatakan bahwa ia memiliki sifat yang tidak stabil, seperti bagi berumah di tepi tebing yang rentan terhadap gempa bumi.
5.Kita harus berhati-hati dalam menghadapi situasi yang tidak pasti, karena kita seperti bagi berumah di tepi tebing yang rentan terhadap perubahan cuaca.

📚 Artikel terkait kata "bagai berumah di tepi tebing"

Mengenal Kata 'bagai berumah di tepi tebing' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bagai Berumah di Tepi Tebing" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "bagai berumah di tepi tebing" adalah peribahasa yang telah digunakan sejak lama dalam bahasa Indonesia. Makna umum dari peribahasa ini adalah bahwa seseorang memiliki hati yang tidak stabil atau selalu tidak aman. Konsep ini muncul dari gambaran figuratif seseorang yang tinggal di tepi tebing, di mana mereka dapat jatuh ke bawah kapan saja. Dalam konteks sejarah, peribahasa ini mungkin muncul sebagai refleksi kondisi sosial dan politik pada masa lalu, di mana keamanan dan stabilitas sering dianggap sebagai kebutuhan utama. Pada saat itu, orang-orang yang tinggal di daerah perbatasan atau di dekat tebing mungkin mengalami risiko yang lebih besar untuk kehilangan nyawa atau mengalami kerusakan. **Contoh Penggunaan Kata "bagai Berumah di Tepi Tebing" dalam Kalimat yang Alami** Kata "bagai berumah di tepi tebing" dapat digunakan dalam berbagai kalimat untuk menggambarkan seseorang yang memiliki sifat tertentu. Misalnya, "Dia selalu tidak aman hatinya, seperti seseorang yang bagai berumah di tepi tebing." Atau, "Dia memiliki kebiasaan berubah-ubah, sehingga ia seperti bagai berumah di tepi tebing." **Relevansi Kata "bagai Berumah di Tepi Tebing" dalam Kehidupan Sehari-Hari** Peribahasa "bagai berumah di tepi tebing" masih relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks sosial dan emosi. Seseorang yang selalu tidak aman hatinya mungkin akan lebih sulit untuk membuat keputusan atau menghadapi tantangan. Oleh karena itu, penting untuk mengerti sifat dan kebiasaan seseorang sebelum memutuskan untuk berinteraksi atau bekerja sama dengan mereka.