Arti Kata "audiometer" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "audiometer" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

audiometer

au·di·o·me·ter /audiométér/ n alat untuk mengukur ketajaman pendengaran

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "audiometer"

📝 Contoh Penggunaan kata "audiometer" dalam Kalimat

1.Bidan menggunakan audiometer untuk mengukur ketajaman pendengaran bayi baru lahir.
2.Pengujian pendengaran di laboratorium menggunakan audiometer untuk menentukan tingkat kehilangan pendengaran.
3.Dokter memerintahkan pasien untuk mengikuti tes audiometer untuk mengetahui tingkat kehilangan pendengaran.
4.Peralatan audiometer merupakan salah satu alat di laboratorium audiometri untuk mengukur ketajaman pendengaran.
5.Pada pemeriksaan kesehatan, audiometer digunakan untuk menentukan apakah pendengaran pasien masih normal atau tidak.

📚 Artikel terkait kata "audiometer"

Mengenal Kata 'audiometer' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Audiometer" - Alat Pengukur Ketajaman Pendengaran

Kata "audiometer" telah menjadi bagian dari istilah medis yang umum digunakan dalam bidang kesehatan. Audiometer adalah alat untuk mengukur ketajaman pendengaran seseorang, yang sangat penting dalam diagnosa dan pengobatan gangguan pendengaran. Pada awalnya, audiometer hanya digunakan dalam pengujian pendengaran yang sederhana, tetapi sekarang telah berkembang menjadi alat yang lebih canggih dan akurat. Audiometer digunakan dalam berbagai kesempatan, seperti dalam pengujian pendengaran bagi anak-anak yang akan memasuki sekolah, atau dalam diagnosis gangguan pendengaran pada orang dewasa. Dalam kalimat yang alami, audiometer dapat digunakan seperti ini: "Setiap tahun, anak-anak di sekolah dasar harus menjalani pengujian audiometer untuk memastikan bahwa mereka memiliki ketajaman pendengaran yang normal." Atau, "Karena gangguan pendengaran yang dialami oleh ayahnya, anak itu harus menjalani pengujian dengan audiometer untuk memastikan bahwa kondisinya tidak parah." Dalam kehidupan sehari-hari, audiometer memainkan peran yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan menggunakan audiometer, dokter dapat melakukan pengujian pendengaran yang akurat dan efektif, sehingga pasien dapat menerima pengobatan yang tepat. Selain itu, audiometer juga dapat membantu dalam pengembangan program pencegahan gangguan pendengaran, seperti pelatihan pendengaran bagi anak-anak dan penggunaan peralatan pelindung telinga. Dengan demikian, audiometer menjadi salah satu alat yang sangat berguna dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.