Arti Kata "artiodaktil" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "artiodaktil" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

artiodaktil

ar·ti·o·dak·til n binatang menyusui berkuku genap

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "artiodaktil"

📝 Contoh Penggunaan kata "artiodaktil" dalam Kalimat

1.Sapi dan kambing termasuk dalam ordo hewan artiodaktil.
2.Salah satu ciri khas artiodaktil adalah memiliki jumlah kuku yang genap di setiap kakinya.
3.Jerapah adalah contoh artiodaktil dengan leher yang sangat panjang.
4.Sebagian besar hewan artiodaktil adalah herbivora atau pemakan tumbuhan.
5.Peneliti mempelajari evolusi sistem pencernaan pada hewan artiodaktil.

📚 Artikel terkait kata "artiodaktil"

Artiodaktil: Mengenal Kelompok Mamalia Berkuku Genap

Artiodaktil adalah nama untuk salah satu ordo besar dalam kelas mamalia yang ciri utamanya adalah memiliki jumlah jari kaki (kuku) yang genap, biasanya dua atau empat. Nama ini berasal dari bahasa Yunani, di mana 'artios' berarti genap dan 'dactylos' berarti jari. Hewan-hewan yang termasuk dalam kelompok ini sangat akrab dengan kehidupan kita, seperti sapi, kerbau, kambing, domba, babi, rusa, jerapah, hingga unta. Sebagian besar anggota ordo artiodaktil adalah herbivora (pemakan tumbuhan) dan banyak di antaranya memiliki sistem pencernaan yang kompleks, seperti perut ganda pada hewan memamah biak (ruminansia). Struktur kaki mereka yang menopang berat badan pada jari ketiga dan keempat merupakan adaptasi untuk berlari cepat guna menghindari pemangsa. Dari peternakan hingga sabana Afrika, hewan-hewan artiodaktil memainkan peran penting dalam ekosistem dan juga bagi kehidupan manusia sebagai sumber pangan dan tenaga kerja.