Arti Kata "artikulator" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "artikulator" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

artikulator

ar·ti·ku·la·tor n Ling bagian alat ucap yg dapat bergerak, msl bagian lidah dan bibir bawah;
-- aktif alat ucap yg dapat bergerak, untuk menghasilkan bunyi bahasa (spt lidah dan bibir); -- pasif alat ucap yg tidak dapat bergerak, tetapi disentuh atau didekati oleh artikulator aktif dl menghasilkan bunyi bahasa (msl gigi atas dan langit-langit)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "artikulator"

📝 Contoh Penggunaan kata "artikulator" dalam Kalimat

1.Lidah adalah artikulator yang paling aktif dalam menghasilkan bunyi bicara.
2.Dalam fonetik, kita mempelajari peran setiap artikulator.
3.Kerusakan pada artikulator dapat menyebabkan gangguan bicara.
4.Bibir sebagai artikulator membantu membentuk bunyi seperti /p/ dan /b/.
5.Posisi gigi sebagai artikulator pasif sangat memengaruhi kejelasan ucapan.

📚 Artikel terkait kata "artikulator"

Artikulator: Organ Penting di Balik Setiap Kata yang Terucap

Artikulator adalah sebutan untuk organ-organ wicara yang dapat bergerak (aktif) atau tidak bergerak (pasif) yang kita gunakan untuk menghasilkan bunyi bahasa atau ucapan. Bayangkan artikulator sebagai instrumen dalam sebuah orkestra vokal. Artikulator aktif utama adalah lidah dan bibir, karena keduanya dapat digerakkan secara fleksibel untuk mengubah aliran udara dari paru-paru. Sementara itu, artikulator pasif mencakup bagian yang tidak bergerak seperti gigi, gusi atas (alveolum), dan langit-langit keras. Ketika kita berbicara, artikulator aktif akan bergerak menyentuh atau mendekati artikulator pasif. Interaksi inilah yang membentuk berbagai macam bunyi konsonan dan vokal yang kita kenal. Misalnya, untuk menghasilkan bunyi /t/, ujung lidah (artikulator aktif) menyentuh gusi atas (artikulator pasif). Memahami cara kerja artikulator adalah dasar dari ilmu fonetik, yang sangat penting bagi terapis wicara, penyanyi, dan siapa pun yang ingin meningkatkan kejelasan bicaranya.