Arti Kata "arau" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "arau" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

arau

arau a berbintik-bintik; berbelang-belang;
-- batu bintik-bintik putih di atas dasar gelap; -- hujan panas bintik-bintik merah di atas dasar putih

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "arau"

📝 Contoh Penggunaan kata "arau" dalam Kalimat

1.Saya melihat langit yang arau sebelum hujan turun.
2.Pada saat hujan, jalan menjadi arau karena air hujan mengalir deras.
3.Di alam terbuka, arau hujan menunjukkan awalnya hujan akan turun.
4.Saya sangat takut melihat langit yang arau sebelum malam hari.
5.Pemandangan alam yang arau membuatku ingin melukisnya di atas kanvas.

📚 Artikel terkait kata "arau"

Mengenal Kata 'arau' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Arau" - Menyimbolkan Keharmonisan Alam

Kata "arau" memiliki makna yang kaya dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, arau diartikan sebagai "arau a berbintik-bintik; berbelang-belang; -- batu bintik-bintik putih di atas dasar gelap; -- hujan panas bintik-bintik merah di atas dasar putih". Dalam konteks historis, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan keindahan alam yang menyejukkan hati. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "arau" masih digunakan untuk menggambarkan fenomena alam yang unik dan menarik. Contohnya, seperti "pemandangan arau di atas bukit membuatku terpesona" atau "hujan arau pada malam hari membuatku merasa tenang". Kata ini juga sering digunakan dalam konteks kebudayaan, seperti dalam lagu-lagu tradisional atau dalam pengibaran karya seni yang menggambarkan keindahan alam. Dalam kehidupan modern, kata "arau" masih memiliki relevansi yang kuat. Dalam era globalisasi, kita sering melihat fenomena alam yang unik dan menarik melalui media sosial. Contohnya, seperti postingan foto-foto pemandangan arau di atas gunung atau postingan video hujan arau pada malam hari. Kata ini juga menjadi simbol keharmonisan alam yang perlu kita lestarikan dan jaga.