Arti Kata "angiogenesis" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "angiogenesis" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

angiogenesis

an·gi·o·ge·ne·sis /angigénésis/ jaringan yg dl keadaan normal berperan dl pertumbuhan dan penyembuhan jaringan, tetapi dl keadaan abnormal tumbuh tidak terkendali menjadi sel tumor

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "angiogenesis"

📝 Contoh Penggunaan kata "angiogenesis" dalam Kalimat

1.Proses angiogenesis sangat penting dalam pengembangan tumor.
2.angiogenesis merupakan proses penting dalam penyakit jantung.
3.Penelitian tentang angiogenesis dapat membantu meningkatkan efektivitas pengobatan penyakit.
4.angiogenesis adalah proses pembentukan pembuluh darah baru.
5.Proses angiogenesis dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor lingkungan.

📚 Artikel terkait kata "angiogenesis"

Arti Kata Angiogenesis: Definisi dan Penjelasan Lengkap

Angiogenesis adalah proses pembentukan pembuluh darah baru dari pembuluh darah yang ada. Proses ini sangat penting dalam pengembangan tumor karena tumor memerlukan oksigen dan nutrisi untuk tumbuh dan berkembang. Pembentukan pembuluh darah baru juga penting dalam penyakit jantung karena dapat membantu meningkatkan aliran darah ke jantung.

Penelitian tentang angiogenesis telah menunjukkan bahwa proses ini dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor lingkungan seperti pola makan dan aktivitas fisik. Oleh karena itu, penting untuk memilih pola makan yang seimbang dan melakukan aktivitas fisik secara teratur untuk mencegah penyakit seperti jantung dan kanker.

Angiogenesis juga merupakan proses yang penting dalam pengobatan penyakit. Dengan memahami proses pembentukan pembuluh darah baru, dokter dapat mengembangkan strategi pengobatan yang lebih efektif untuk mengatasi penyakit.