Arti Kata "air permukaan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "air permukaan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

air permukaan

air yang mengalir di atas atau tergenang pada permukaan litosfer

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "air permukaan"

📝 Contoh Penggunaan kata "air permukaan" dalam Kalimat

1.air permukaan laut sangat berperan dalam proses penguapan global.
2.Pengelolaan air permukaan di kota ini harus dilakukan dengan benar untuk mengurangi polusi.
3.Penggunaan air permukaan yang berlebihan dapat menyebabkan kekeringan di beberapa wilayah.
4.Di musim hujan, air permukaan sungai meningkat drastis setelah hujan lebat berlangsung beberapa hari.
5.Pembangunan waduk untuk menampung air permukaan dapat menjadi solusi untuk mengatasi banjir di daerah tersebut.

📚 Artikel terkait kata "air permukaan"

Mengenal Kata 'air permukaan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Air Permukaan" - Kunci Hidrologi

Air permukaan adalah istilah penting dalam hidrologi yang merujuk pada air yang mengalir di atas atau tergenang pada permukaan litosfer. Fenomena ini telah ada sejak zaman kuno, ketika manusia pertama kali mengamati aliran sungai dan danau. Dalam konteks sosial, air permukaan memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari, seperti sumber air minum, irigasi, dan rekreasi. Dalam kalimat alami, air permukaan dapat digunakan dalam berbagai contoh. Misalnya, "Sungai di dataran rendah merupakan sumber air permukaan yang utama untuk irigasi sawah." Atau, "Pada hari hujan, air permukaan meningkat dan menyebabkan banjir di sekitar permukiman." Contoh lain, "Wisatawan dapat menikmati keindahan air permukaan di danau yang terletak di pedalaman hutan." Dalam kehidupan sehari-hari, air permukaan memiliki relevansi yang signifikan. Misalnya, dalam bidang irigasi, air permukaan digunakan untuk memasok air ke sawah dan ladang. Dalam bidang kesehatan, air permukaan dapat menjadi sumber penyakit, seperti diare dan kolera, jika tidak diolah dengan baik. Dalam konteks budaya, air permukaan sering digunakan sebagai simbol kehidupan dan keberlangsungan.