Arti Kata "aglomerasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "aglomerasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

aglomerasi

ag·lo·me·ra·si n 1 Ek pengumpulan atau pemusatan dl lokasi atau kawasan tertentu: Pemerintah DKI menetapkan daerah Pulogadung sbg tempat -- pabrik; 2 Kim pengumpulan, dan/atau penumpukan partikel atau zat menjadi satu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "aglomerasi"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "aglomerasi" dalam Kalimat

1.aglomerasi kota besar seperti Jakarta seringkali mengalami masalah polusi udara.
2.Dalam bidang geologi, aglomerasi adalah proses penggumpalan material vulkanik.
3.Pemerintah harus mengatasi aglomerasi penduduk di perkotaan dengan pembangunan infrastruktur yang memadai.
4.aglomerasi industri di wilayah tertentu dapat menyebabkan konflik lingkungan.
5.aglomerasi mahasiswa di kampus tersebut menghasilkan berbagai kegiatan sosial yang positif.

πŸ“š Artikel terkait kata "aglomerasi"

Pengertian dan Contoh Aglomerasi dalam Berbagai Konteks

Pengertian Aglomerasi

Aglomerasi merupakan istilah yang digunakan untuk menyatakan proses atau keadaan terjadinya kumpulan atau gumpalan dalam suatu wilayah tertentu. Istilah ini sering digunakan dalam berbagai bidang seperti geografi, geologi, lingkungan, dan sosial. Aglomerasi dapat terjadi pada berbagai skala, mulai dari tingkat mikro hingga makro.

Dalam bidang geologi, aglomerasi adalah proses penggumpalan material vulkanik yang terjadi akibat letusan gunung berapi. Material vulkanik seperti lava, abu, dan batuan pecah-pecah dapat mengalami aglomerasi dan membentuk lapisan batuan baru. Proses ini merupakan bagian penting dalam pembentukan struktur geologi di suatu daerah.

Di bidang sosial, aglomerasi sering dikaitkan dengan fenomena perkumpulan atau kumpulan individu dalam suatu wilayah tertentu. Contohnya adalah aglomerasi penduduk di perkotaan yang menyebabkan padatnya populasi dan kendala-kendala seperti kemacetan, polusi, dan kekurangan infrastruktur. Pemerintah perlu melakukan langkah-langkah untuk mengatasi dampak negatif dari aglomerasi penduduk ini.

Aglomerasi juga dapat terjadi dalam konteks lingkungan hidup, terutama terkait dengan aglomerasi industri. Ketika sejumlah industri berkumpul di wilayah yang sama, hal ini dapat menyebabkan dampak negatif terhadap lingkungan sekitar seperti polusi udara, air, dan tanah. Pengelolaan yang baik diperlukan untuk mengurangi risiko konflik lingkungan akibat aglomerasi industri ini.

Terakhir, aglomerasi juga dapat terjadi dalam konteks sosial budaya seperti aglomerasi mahasiswa di kampus. Fenomena ini mencerminkan kumpulan mahasiswa yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial, akademik, dan organisasi. Aglomerasi mahasiswa dapat menghasilkan kolaborasi, diskusi, dan inovasi yang positif dalam lingkungan kampus.