Arti Kata "adiboga" Menurut KBBI
Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "adiboga" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
adiboga
adi·bo·ga n seni memasak tingkat tinggi (dikerjakan, dimasak, dan dihidangkan dng cita rasa seni)
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "adiboga"
📝 Contoh Penggunaan kata "adiboga" dalam Kalimat
📚 Artikel terkait kata "adiboga"
Arti Kata Adiboga Menurut KBBI - Kamus Besar Bahasa Indonesia
Definisi Adiboga
Adiboga adalah istilah dalam bahasa Indonesia yang merujuk pada makanan tradisional atau hidangan khas suatu daerah. Makanan adiboga biasanya memiliki nilai gizi yang tinggi dan cita rasa yang khas. Adiboga seringkali menjadi bagian penting dalam budaya dan tradisi masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.
Adiboga juga sering disajikan dalam acara-acara spesial seperti perayaan adat, upacara keagamaan, atau festival budaya. Hidangan adiboga biasanya disiapkan dengan penuh kehati-hatian dan kecermatan agar menghasilkan rasa yang autentik dan lezat.
Contoh hidangan adiboga antara lain nasi tumpeng, rendang, soto, dan kue tradisional seperti kue lapis, onde-onde, atau lemper. Hidangan-hidangan tersebut menjadi bagian tak terpisahkan dari kekayaan kuliner Indonesia dan sering dijadikan simbol kebersamaan dan keharmonisan dalam berbagai acara.
Adiboga juga memiliki nilai ekonomis yang cukup signifikan, terutama di daerah-daerah yang dikenal dengan kuliner khasnya. Banyak pelaku usaha kuliner yang mengandalkan adiboga sebagai produk unggulan untuk menarik wisatawan dan pengunjung lokal.
Dengan keberagaman jenis adiboga yang ada, setiap daerah di Indonesia memiliki ciri khas kuliner yang unik dan memikat. Menikmati adiboga bukan hanya soal mencicipi rasa, tetapi juga tentang menghargai warisan budaya dan tradisi kuliner yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.