Arti Kata "abdikasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "abdikasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

abdikasi

ab·di·ka·si n 1 pelepasan hak, wewenang, atau kekuasaan (tt pembesar atau penguasa); 2 turun takhta dng sukarela (tt seorang raja)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "abdikasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "abdikasi" dalam Kalimat

1.Pada akhirnya, ia memutuskan untuk melakukan abdikasi dan melepas kekuasaannya kepada putra sulungnya.
2.Raja tersebut melakukan abdikasi karena ingin fokus pada kegiatan keagamaannya dan meninggalkan dunia politik.
3.Dia tidak bisa memenuhi tuntutan rakyat dan akhirnya memutuskan untuk melakukan abdikasi dan meninggalkan jabatannya.
4.Pada abad ke-16, seorang raja Eropa melakukan abdikasi dan menyerahkan tahta kepada istrinya.
5.Di era modern, abdikasi sering dilakukan oleh kepala negara untuk menghindari keterlibatan dalam politik yang konflik.

📚 Artikel terkait kata "abdikasi"

Mengenal Kata 'abdikasi' - Inspirasi dan Motivasi

Abdikasi: Pengertian, Contoh, dan Makna dalam Kehidupan Sehari-Hari

Abdikasi adalah proses pelepasan hak, wewenang, atau kekuasaan oleh seorang penguasa atau pembesar. Dalam sejarah, abdikasi sering dilakukan oleh raja atau penguasa untuk mengundurkan diri dari tampuk kekuasaan. Proses ini biasanya dilakukan dengan sukarela dan dapat diikuti dengan pengangkatan penerus. Dalam konteks sejarah, abdikasi sering kali terkait dengan penggantian kekuasaan dari generasi ke generasi. Contohnya, pada abad ke-17, Raja Charles I dari Inggris melakukan abdikasi dan digantikan oleh putranya, Raja James II. Proses ini sering diikuti dengan perubahan politik dan sosial yang signifikan. **Abdikasi** juga dapat terjadi dalam konteks lain, seperti pengunduran diri dari jabatan atau posisi tertentu. Dalam kehidupan sehari-hari, **abdikasi** dapat terjadi dalam berbagai situasi. Contohnya, seorang kepala sekolah dapat melakukan **abdikasi** dan mengundurkan diri dari jabatannya karena alasan pribadi atau profesional. Atau, seorang pengusaha dapat melakukan **abdikasi** dan mengundurkan diri dari perusahaan karena alasan keuangan atau strategi bisnis. Dalam budaya Indonesia modern, **abdikasi** sering kali terkait dengan konsep "kelanjutan" dan "penerus". Dalam konteks ini, **abdikasi** dapat diartikan sebagai proses pengunduran diri dari kekuasaan atau posisi untuk membiarkan generasi berikutnya mengambil alih. Contohnya, seorang tokoh masyarakat dapat melakukan **abdikasi** dan mengundurkan diri dari posisinya untuk membiarkan anak atau cucunya mengambil alih. Dalam konteks ini, **abdikasi** dapat diartikan sebagai proses yang kompleks dan multifungsi. Dalam kesimpulan, **abdikasi** adalah proses pelepasan hak, wewenang, atau kekuasaan yang kompleks dan multifungsi. Dalam konteks sejarah, **abdikasi** sering terkait dengan penggantian kekuasaan dari generasi ke generasi. Dalam kehidupan sehari-hari, **abdikasi** dapat terjadi dalam berbagai situasi dan terkait dengan konsep "kelanjutan" dan "penerus".