Arti Kata "dua" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "dua" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

dua

1dua num 1 bilangan yg dilambangkan dng angka 2 (Arab) atau II (Romawi); 2 urutan ke-2 sesudah pertama dan sebelum ke-3; 3 jumlah bilangan 1 ditambah 1;
du·a-dua num setiap kali dua; dua demi dua: masuklah ~;
du·a-du·a·an v cak berdua saja;
du·a-du·a·nya num keduanya: ~ bodoh;
ber·dua num dua orang bersama-sama; terdiri atas dua orang: mereka ~ masuk warung hendak minum kopi;
karam ~ basah seorang, pb
dua orang berbuat salah, tetapi hanya seorang yg kena hukum;
ber·du·a-dua v selalu berdua; membentuk kelompok terdiri atas dua orang: selesai membentuk lingkaran, para penari berjalan ~ menuju ke depan panggung;
ber·du·a·an v cak hanya berdua: ketika ditangkap ia sedang duduk ~ dng pacarnya;
men·dua v 1 menjadi dua kali dsb: jumlahnya telah ~ dng yg baru masuk ini; 2 berhaluan dua (tidak lurus, tidak hanya satu): pikirannya selalu ~ , tidak hanya satu yg dipikirkan; 3 samar-samar atau tidak jelas (krn bisa ditafsirkan lain): diplomat kerapkali menggunakan kalimat yg ~;
~ hati bimbang; ragu;
men·du·ai v menambah satu lagi hingga menjadi dua (istri dsb): ia tidak ingin ~ istrinya;
men·du·a·kan v menjadikan atau menganggap dua: jangan ~ Allah, Tuhan hanya satu;
per·dua v bagi dua;
mem·per·dua v 1 membagi atas dua bagian: mereka ~ hasilnya; 2 Tan memiara (ternak) atau mengerjakan sawah orang lain dng perjanjian dng mendapat bagian keuntungan separuhnya: banyak petani yg tidak bertanah meminta ~ sawah tuan tanah itu;
mem·per·du·ai v memperdua;
mem·per·du·a·kan v 1 menduakan; 2 menyeduakan;
pen·dua n (keris dsb) yg dipakai sbg cadangan atau pasangan (keris dsb) yg lain: keris ini tidak ada ~ nya;
pen·du·a·an n proses, cara, perbuatan memiara ternak atau mengerjakan sawah yg keuntungannya dibagi dua;
ke·dua num 1 nomor dua: anaknya yg ~ lahir kemarin; 2 kelompok yg terdiri atas dua (orang dan barang): ~ mobilnya disita kejaksaan;
se·dua Mk v, me·nye·dua v memperdua;
me·nye·du·ai v Tan memiara ternak atau mengerjakan sawah orang lain dng mendapat bagian keuntungan (biasanya seperduanya); memperduai: hidup kami dr ~ ternak dan ladang orang lain;
me·nye·du·a·kan v menyuruh orang lain memiara ternak atau mengerjakan tanah dng membagi dua hasilnya; memperduakan: ia ~ sawahnya krn tidak sanggup mengerjakan sendiri;
se·per·dua num separuh atau setengah: ~ dr kekayaannya disumbangkan pd panti asuhan

2dua v, men·dua v berlari menderap: kuda itu ~

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "dua"

📝 Contoh Penggunaan kata "dua" dalam Kalimat

1.Saya tidak ingin menambah dua istri, karena saya hanya ingin memiliki satu keluarga yang bahagia. Dalam pertandingan balap kuda, kuda itu berlari dengan dua vokal yang kuat. Pada saat itu, saya memiliki dua kemungkinan yang saya pikirkan, tetapi saya tidak tahu mana yang tepat. Dalam proses peradilan, seorang hakim memutuskan bahwa hanya seorang dari dua orang yang bersalah harus dihukum. Saya dan teman saya membentuk sebuah kelompok dengan dua orang yang saling melengkapi satu sama lain. Dalam pertandingan olahraga, saya berlari dengan dua teman saya untuk mencapai tujuan yang sama. Pada saat itu, saya memiliki dua pilihan yang saya pikirkan, tetapi saya akhirnya memilih yang pertama. Dalam proses pembangunan, sebuah proyek dibagi menjadi dua bagian untuk mempermudah pekerjaan.

📚 Artikel terkait kata "dua"

Mengenal Kata 'dua' - Inspirasi dan Motivasi

Kata "Dua" dalam Bahasa Indonesia: Makna dan Konteks

Kata "dua" adalah salah satu kata yang paling umum digunakan dalam bahasa Indonesia. Dalam arti resmi, "dua" berarti bilangan 2, namun dalam konteks yang lebih luas, kata ini memiliki makna yang lebih kompleks. Dalam sejarah, kata "dua" telah berkembang dan digunakan dalam berbagai konteks, mulai dari bilangan hingga konsep abstrak. Dalam bahasa Indonesia kuno, kata "dua" digunakan sebagai bilangan untuk menghitung objek atau individu. Namun, dalam konteks yang lebih modern, kata ini juga digunakan untuk menggambarkan konsep-konsep abstrak seperti waktu, ruang, dan bahkan emosi. Misalnya, "dua kali" digunakan untuk menggambarkan situasi yang berulang, sedangkan "dua sisi" digunakan untuk menggambarkan konflik atau perbedaan.

Contoh Penggunaan Kata "Dua" dalam Kalimat

Kata "dua" dapat digunakan dalam berbagai kalimat dalam cara yang alami. Misalnya: - "Saya memiliki dua mobil, namun saya hanya mengendarai satu di hari itu." - "Ia memiliki dua anak, namun hanya satu yang masih kecil." - "Mereka melakukan dua kali percobaan sebelum berhasil."

Kata "Dua" dalam Kehidupan Sehari-hari dan Budaya Indonesia

Kata "dua" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia. Misalnya, konsep "dua" digunakan dalam kegiatan seperti membagi hasil panen atau kegiatan sosial lainnya. Selain itu, kata "dua" juga digunakan dalam bahasa daerah dan bahasa lokal untuk menggambarkan konsep-konsep yang lebih spesifik. Dalam beberapa kasus, kata "dua" bahkan digunakan sebagai simbol atau metafora untuk menggambarkan konflik atau perbedaan. Dalam kesimpulan, kata "dua" adalah salah satu kata yang paling umum digunakan dalam bahasa Indonesia, dan memiliki makna yang kompleks dan beragam. Dalam konteks yang lebih luas, kata ini digunakan untuk menggambarkan konsep-konsep abstrak dan memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia.

Kata yang Mirip

duafa, duai, duaja, dualis, dualisme, dualistis, duane