Arti Kata "akromegali" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "akromegali" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

akromegali

ak·ro·me·ga·li /akromégali/ n Dok penyakit yg ditandai dng membesarnya ujung anggota badan, spt hidung, dagu, telinga, dan kaki

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "akromegali"

📝 Contoh Penggunaan kata "akromegali" dalam Kalimat

1.Dokter mendiagnosis pasien dengan akromegali setelah melakukan serangkaian tes medis.
2.akromegali adalah kondisi langka yang disebabkan oleh produksi berlebih hormon pertumbuhan.
3.Pasien akromegali sering mengalami perubahan bentuk wajah dan pertumbuhan abnormal pada bagian tubuh tertentu.
4.Pengobatan akromegali meliputi terapi hormon dan operasi untuk mengurangi produksi hormon pertumbuhan.
5.Masyarakat perlu menyadari gejala akromegali dan segera berkonsultasi dengan dokter untuk diagnosis dini.

📚 Artikel terkait kata "akromegali"

Pengertian dan Penyebab Akromegali serta Metode Pengobatannya

Akromegali: Pengertian dan Penyebab

Akromegali adalah kondisi medis langka yang disebabkan oleh produksi berlebih hormon pertumbuhan pada otak. Kondisi ini terjadi ketika kelenjar pituitari menghasilkan terlalu banyak hormon pertumbuhan, yang mengakibatkan pertumbuhan abnormal pada tulang dan jaringan tubuh. Gejala akromegali meliputi perubahan bentuk wajah, pertumbuhan tangan dan kaki, serta masalah kesehatan lainnya.

Akromegali umumnya disebabkan oleh tumor jinak pada kelenjar pituitari yang merangsang produksi hormon pertumbuhan secara berlebihan. Selain itu, beberapa kondisi genetik juga dapat menyebabkan akromegali. Faktor risiko lain termasuk usia dan riwayat keluarga dengan gangguan hormon pertumbuhan.

Diagnosis dan Pengobatan Akromegali

Diagnosis akromegali biasanya melibatkan serangkaian tes darah untuk mengukur tingkat hormon pertumbuhan, serta pencitraan otak seperti MRI untuk memeriksa adanya tumor. Pengobatan akromegali tergantung pada penyebabnya, namun umumnya melibatkan terapi hormon untuk mengendalikan produksi hormon pertumbuhan. Operasi untuk mengangkat tumor pituitari juga dapat dilakukan jika diperlukan.

Untuk mengurangi gejala akromegali dan mencegah komplikasi serius, pasien sering memerlukan perawatan jangka panjang dan pemantauan rutin oleh tim medis. Terapi hormon, obat-obatan, dan operasi adalah opsi pengobatan yang umum digunakan untuk mengelola akromegali.

Pencegahan dan Perawatan

Masyarakat perlu meningkatkan kesadaran tentang gejala akromegali dan pentingnya diagnosis dini. Dengan deteksi awal, pengobatan dapat dimulai lebih cepat dan memungkinkan pasien untuk mengelola kondisi dengan lebih baik. Selain itu, perubahan gaya hidup seperti pola makan sehat dan olahraga teratur juga dapat membantu mengurangi risiko akromegali.